11 Masalah Kesehatan Yang Muncul Karena Stress

informasi kesehatan - Stress dan tekanan hidup sekarang ini hampir dialami semua orang. Ternyata bagi sebagian orang kondisi ini dapat berbahaya bagi  kesehatannya. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan adanya beberapa efek stress terhadap kesehatan mental dan fisik.

Pada saat sedang stress, pada bagian otak yang disebut sebagai hipotalamus yang memicu pelepasan hormon adrenalin dan kortisol. Adrenalin bisa  meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, sedangkan kortisol dapat menaikkan gula darah.

Pengertian stress adalah merupakan suatu kondisi ketegangan yang akan dapat mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi diri seseorang. Stress yang terlalu besar bisa mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungannya.
Masalah kesehatan yang muncul karena stress
stress

Penyebab Stress

Pada umumnya, seseorang bisa mengalami stress disebabkan oleh dua faktor yaitu: 
  • Stress eksternal. Keadaan Ini muncul dari kondisi lingkungan yang kurang bagus seperti suhu panas dan dingin. Atau stress yang diakibatkan dari kondisi lingkungan hidup,contohnya seperti kondisi kerja yang tidak baik atau kehidupan yang berantakan.
  • Stress internal. Keadaan ini dapat berasal dari kondisi fisik seperti infeksi, radang serta penyakit lain. Atau kondisi psikologis seperti rasa khawatir terhadap kecelakaan, phobia terhadap sesuatu dan penyebab yang lainnya. 
baca juga artikel gejala dan penyebab depresi

Masalah Kesehatan Yang Muncul Karena Stress

Psikosomatis adalah sekumpulan gejala atau gangguan fisik yang disebabkan oleh stress. Penyakit yang bisa ditimbulkan dari stress, diantaranya:

1. Kanker dan gangguan kekebalan tubuh

Sistem imun alami tubuh dirancang untuk melindungi seseorang dari bahaya langsung. Stress kronis bisa merusak sistem tersebut dan justru menghambat kerja sistem imun. Akibatnya, risiko kanker dan masalah kesehatan yang lainnya akan meningkat.

2. Penyakit jantung

“Masyarakat sepertinya tidak tahu bahwa stress merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung,” dikatakan oleh Chauncey Crandall, MD,seorang spesialis ahli jantung.

3. Masalah berat badan 

Stress dapat menyebabkan seseorang megonsumsi makanan berlebihan. Makan berlebihan biasanya yang di konsumsi berupa makanan yang tinggi kalori. Sedangkan obesitas dan kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, kanker dan depresi.

4. Depresi dan kecemasan 

Stress mempunyai dampak langsung dan nyata pada kesehatan mental. Stress kronis mengakibatkan depresi, atau bahkan dapat memperburuk depresi yang sudah ada sebelumnya.

5. Rambut rontok

Rontoknya rambut juga sering terjadi akibat dari stress. Pada saat stress, efek yang ditimbulkan terhadap rambut antara lain Alopecia areata (sel darah putih ‘menyerang’ folikel rambut); telogen effluvium (rambut berhenti tumbuh); dan trikotilomania (kerontokan ekstrem akibat dari stress, cemas, tegang, kesepian, atau frustrasi).

6. Sindrom metabolik

Orang yang menderita stress kronis mempunyai resiko lebih besar untuk terkena sindrom metabolik, yang merupakan kombinasi dari diabetes, tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, obesitas, dan kadar kolesterol abnormal. Jika terjadi bersamaan, maka dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

7. Gigi dan gusi

Stress bisa membuat seseorang tanpa sadar terus-menerus menggertakkan atau menggerus gigi. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, kebiasaan ini dapat menyebabkan masalah pada sendi di rahang orang tersebut. Gusi juga tidak luput dari penyakit, baik akibat dari kebiasaan ini maupun karena kurangnya kebersihan di area mulut. Orang yang stres cenderung tidak peduli dengan kebersihan tubuh.
baca juga artikel pencegahan dan pengobatan kanker mata

8. Emosi

seseorang akan mudah merasa frustasi dan cepat kehilangan kesabaran. Ketika sedang stress berat akan menyebabkan mudah menangis bahkan dalam situasi yang pada dasarnyaa biasa saja.

9. Otak

Stress dapat menghambat dan memperlambat proses berpikir seseorang. Saat mengalami stress berat, seseorang susah untuk memutuskan suatu masalah yang sepele seperti menu makanan yang akan di makan dan orang tersebut juga kesulitan mengingat jalan pulang.

10. Perut

Seseorang dapat merasa sakit perut saat berada dalam tekanan, stress memang dapat membuat penderitanya sering mual, muntah, dan diare. Bahkan, orang yang telah menderita gangguan pencernaan (misalnya GERD atau tukak lambung) akan merasakan gejala yang lebih parah pada saat stress.

11. Kulit

Stress dapat mengakibatkan berbagai gangguan kulit, seperti: gatal-gatal tanpa penyebab yang jelas, keriput, kulit menjadi kering atau bahkan mengeluarkan keringat secara berlebihan.

Langkah-langkah antisipasi terhadap stress:


  • Mempunyai sikap hidup yang optimis terhadap kehidupan. Yakinkan diri bahwa jalan hidup itu tidak selamanya lurus terus dan tidak selamanya berliku-liku atau mendatar dan naik turun, tetapi variasi dari keduanya. Kebahagiaan dan keindahan hidup adalah sekarang ini, ketika kita menikmati tahap demi tahap dari semua proses kehidupan yang kita jalani. 
  • Berhentilah membicarakan tentang keterpurukan yang kita alami. Lakukan sesuatu untuk menenangkan pikiran contohnya seperti mendengarkan musik. 
  • Latihan teratur seperti ke gym, berjalan-jalan, latihan pernapasan atau yoga. Olahraga secara teratur dapat meningkatkan produksi endorphin dan neurotransmitter secara alami, yang akan mengurangi tingkat stress. Keduanya bisa meningkatkan mood dan menurunkan resiko depresi, penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker. 
  • Bertemu dengan teman-teman, kerabat, atau bergabung dengan organisasi yang membuat kita bisa berkomunikasi dengan orang yang kita sayangi. 
  • Konsumsi makanan yang sehat terutama yang kaya akan kandungan omega-3, contohnya ikan dan kacang-kacangan. 
  • Ambillah istirahat di sela-sela pekerjaan, cobalah untuk mencari seseorang untuk menggantikan tugas untuk sementara. Jangan menanggung seluruh beban pekerjaan pada diri sendiri. Kita harus memiliki daftar pekerjaan yang harus dilakukan, sehingga kita tidak dibebani dengan tugas yang lebih berat. kita harus mempunyai prioritas yang jelas. Melakukan tugas-tugas yang lebih penting sebelum tugas yang kurang penting.
Demikian informasi tentang masalah kesehatan yang dapat muncul ketika terlalu stress, semoga artikel ini dapat bermanfaat terima kasih atas kunjungan anda?

    Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.