ASKEB GSR MIOMA UTERI


 ASUHAN KEBIDANAN GANGGUAN SISTEM REPRODUKSI
PADA NY.�N� DENGAN MIOMA UTERI
 RS PELAMONIA TK II MAKASSAR
TANGGAL 19 S/D 20 JULI 2011


No. Rekam Medis        :          
Tgl. Masuk                   :           19 juli 2011, pukul 09.30 wita.
Tgl. Pengkajian :           19 juli 2011, pukul 10.00 wita.

LANGKAH I: IDENTIFIKASI DATA DASAR
         Identitas Istri/Suami
Nama                    :           Ny. �N� / Tn�K�
Umur                     :           25 tahun / 30 tahun
Nikah                    :           1x/� 7 bulan
Suku                     :           Makassar / makassar
Agama                  :           Islam / Islam
Pendidikan            :           D3 / S1
Pekerjaan              :           PNS / PNS
Alamat                  :           Jln.daeng tata

         Data Biologis / Fisiologis
      Keluhan Utama
         Adanya benjolan pada perut
         Klien mengeluh nyeri perut bagian bawah
         Riwayat keluhan utama
      Penbesaran perut dirasakan sejak bulan maret
         Klien mengeluh merasakan nyeri pada saat menstruasi
         Sifat keluhan menetap
         Cara mengatasi nyeri dengan berbaring
         Riwayat Kesehatan Yang Lalu
         Ibu tidak pernah menderita penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes mellitus, penyakit menular dan penyakit serius lainnya.
         Ibu tidak pernah dioperasi dan diopname sebelumnya
         Tidak ada riwayat alergi makanan / obat- obatan.
         Tidak ada riwayat ketergantungan alcohol dan obat-obatan lainnya

         Riwayat Obstetri dan Reproduksi
         Riwayat haid
         Menarche umur 14 tahun
         Siklus haid 28-30 hari
         Durasi haid 4-6 hari
         Perlangsungan normal
         Riwayat KB
Ibu tidak pernah menjadi akseptor KB

         Riwayat sosial, Ekonomi
         Ibu dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya
         Ibu cemas dengan penyakitnya.
         Ibu sering menanyakan keadaannya
         Biaya ditanggung oleh keluarga
         Dalam pengambilan keputusan selalu dibicarakan dengan suami dan keluarga.
         Ibu selalu berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
F.   Riwayat Pemenuhan Kebutuhan Dasar
         Kebutuhan Nutrisi
         makan        : 3 kali sehari ( nasi, lauk,dan sayur)
         minum        : 4- 6 kali sehari
          
         Eliminasi
         BAB: 1x sehari
         BAK: 6- 7x sehari
         Pola Istirahat
            Klien tidak dapat tidur nyenyak
         Personal hygiene
         Mandi 1 kali sehari
         Keramas 3x seminggu
         Gosok gigi 2x sehari

G.  Pemeriksaan Fisik
         Keadaan umum ibu baik
         Kesadaran composmentis
         TTV:
TD       : 110/90 mmHg                        S: 36,50C
N         : 80 x/i                                      P: 20 x/i
         Kepala dan rambut :Tidak ada massa,tidak ada nyeri tekan, kulit kepala bersih dan  rambut tidak rontok.
         Wajah
         Ekspresi wajah meringis bila nyeri timbul.
         Ekspresi wajah tampak cemas
         Tampak pucat,tidak oedema pada wajah
         Mata
         Konjungtiva agak pucat
         Sclera tidak ada ikterus
         Mulut dan gigi
         Gigi tampak bersih,tidak ada caries
         Gusi berwarna merah muda
         Bibir Nampak kering
         Leher
         Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid dan kelenjar limfe
         Tidak ada pembesaran dan nyeri tekan  vena jugularis.
         Payudara
         Tidak ada benjolan dan nyeri tekan pada payudara
         Simetris kiri dan kanan
         Abdomen
         inspeksi
         tidak ada bekas operasi
         perut tampak membesar
         palpasi
         nyeri tekan pada perut
         Teraba benjolan keras dan susah digerakkan, sebesar telur angsa
          a. Ekstremitas atas :tangan kiri terpasang infuse RL 28 tetes/menit
         Ekstremitas bawah : tidak ada odema pada kaki dan varices
         refleks patella +.
         Genetalia : tampak bersih,tidak ada varises
H.  Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan USG abdomen
Pemeriksaan darah, Hb 10,5 gr %

LANGKAH II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH AKTUAL
Diagnosa          : Mioma uteri
Masalah actual : -  Nyeri perut
  Kecemasan
  Anemia ringan
         Diagnosa :  Mioma uteri
DS :
         Ibu mengatakan ada pembesaran diperut bagian bawah
DO            :
         Tampak pembesaran diperut yang diakibatkan oleh pembesaran tumor pada uterus
         Palpasi perut teraba adanya benjolan keras dan susah digerakkan, sebesar telur angsa.

Analisa dan interpretasi data
Tumor terjadi akibat adanya perangsangan hormone estrogen terhadap sel- sel yang ada diotot rahim, dimana pada jaringan mioma jumlah reseptor estrogen lebih tinggi dibandingkan dengan jaringan otot kandungan (miometrium) sekitarnya.

         Masalah  :
       Nyeri perut
DS:            ibu mengatakan nyeri pada daerah perut yang membesar
DO:            - Ekspresi wajah tampak meringis bila nyeri timbul
                                             Tampak pembesaran diperut yang menyebabkan perasaan nyeri
Analisa dan interpretasi data:
Tumor yang membesar akan menyebabkan distensi pembuluh darah/ gangguan sirkulasi darah pada sarang mioma yang disertai nerkosis setepat dan peradangan.
( Ilmu kebidanan Sarwono, hal 342 )
           Kecemasan
DS :
         Ibu mengatakan khwatir dengan penyakitnya
         Ibu selalu bertanya tentang keadaannya

DO            :  ekspresi wajah ibu cemas
Analisa dan interpretasi data:
         Kurangnya pengetahuan ibu tentang patofisiologi dari penyakit yang dialaminya dapat menimbulkan suatu kekhawatiran pada ibu (Prawirohardjo, Ilmu Penyakit Kandungan, hal. 304)
         Ketidakpahaman ibu tentang penyakitnya dapat menimbulkan suatu kecemasan yang dapat memperlihatkan melalui ekspresi wajah dan dapat membuat ibu sering menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan penyakit yang dideritanya.
       Anemia Ringan
DS: ibu mengeluh sering pusing
DO: konjungtiva Nampak pucat dan HB: 10,5 gr %
Analisa dan interpretasi data:
Anemia ringan disebabkan oleh adanya penurunan sel darah merah HB berfungsi untuk mengikat zat- zat makanan dan O2, kadar HB yang rendah mempengaruhi suplai o2 kejaringan ferifer termasuk konjungtiva sehingga berwarna pucat dan ibu merasa pusing karena suplai o2 keotak berkurang.

LANGKAH  III. ANTISIPASI TERJADINYA MASALAH POTENSIAL
Diagnose          :Resiko terjadinya anemia sedang

DS                   : ibu mengeluh sering pusing

DO                  :    
         konjungtiva pucat
         HB 10,5 gr %

Analisa dan interpretasi data:
Bila penurunan hb yang terus menerus tidak teratasi dengan pemberian makanan yang adekuat dan bernutrisi disamping pemberian suplemen zat besi, maka produksi sel darah merah tidak akan seimbang volume plasma sehingga terjadi anemia yang berkelanjutan.

LANGKAH  IV. TINDAKAN EMERGENCY
kolaborasi dengan dokter tindakan selanjutnya
LANGKAH V. RENCANA TINDAKAN
Diagnosa          : mioma uteri
Masalah                : -  nyeri perut
                                 Kecemasan
                                 Anemia ringan
Tujuan              :
         Mioma uteri teratasi,dapat di lakukan tindakan  operasi tanggal  21 juli 2011
         Anemia teratasi
         Kecemasan ibu teratasi/ berkurang.
Kriteria :
         Pembesaran abdomen sudah tidak Nampak
         Keadaan umum ibu baik
         HB dalam batas normal
         TTV dalam batas normal :
TD : 110/80 mmhg                                     P : 24 x/menit
N    : 80 x/menit                                          S : 36,5 �c
         Ekspresi wajah ibu tampak tenang.
Intervensi :
Tanggal 19 juli  2011
         Jelaskan pada ibu tentang keadaannya
Rasional: dengan penjelasan yang diberikan diharapkan ibu dapat mengerti dan memahami tentang penyakit yang dideritanya.
         Anjurkan pada ibu tekhnik relaksasi
Rasional: Dengan mengkaji tingkat nyeri, kita dapat mengetahui tingkat nyeri yang dirasakan oleh ibu.
         Kaji tingkat nyeri
Rasional: dengan mengkaji tingkat nyeri, kita dapat mengetahui tingkat nyeri yang  dirasakan oleh ibu.
         Anjurkan ibu untuk beristirahat yang cukup
       Rasional: membantu memulihkan tenaga & memberikan kesegaran pada ibu.
         Beri dukungan moril dan spiritual pada ibu
     Rasional: agar ibu lebih sabar dan optimis dalam menghadapi penyakitnya.
         Diskusikan pada ibu dan keluarga tentang rencana operasi
Rasional: Dengan mendiskusikan rencana operasi pada ibu dan keluarga maka diharapkan agar ibu dan keluarga bias siap dalam menghadapi operasinya.
         Kolaborasi pemberian obat penambah darah dan pemeriksaan diagnostic selanjutnya.
Rasional:dengan pemberian obat ibu diharapkan dapat cepat sembuh dari anemia dan pemeriksaan selanjutnya untuk memantau keadaan ibu.
         Anjurkan ibu mengkomsumsi gizi seimbang
    Rasional: dengan nutrisi yang baik pada ibu, utamanya makanan yang banyak mengandung zat besi diharapkan dapat memulihkan keadaan ibu dari anemia.

LANGKAH VI. IMPLEMENTASI
Tanggal            :19 juli l 2011
       MenJelaskan pada ibu tentang keadaanya
     Hasil:ibu dapat mengerti dan mulai menerima keadaanya
       Menganjarkan ibu tekhnik relaksasi
       Mengkaji tingkat nyeri
Hasil: rasa nyeri yang diraskan oleh ibu terasa dibagian bawah abdomen dan tembus kebelakang.
       Menganjurkan ibu untuk beristirahat yang cukup
     Hasil:ibu bersedia
       Memberi dukungan moril dan spiritual pada ibu
Hasil :ibu merasa senang dan tampak bersabar
       Mendiskusikan pada ibu dan keluarga tentang rencana operasi
Hasil : ibu bersedia dioperasi
       Kolaborasi pemberian obat penambah darah dan pemeriksaan diagnostic selanjutnya.
       Menganjurkan ibu mengkomsumsi gizi seimbang
Hasil : ibu bersedia melakukan anjuran yang di berikan
    
LANGKAH VII. EVALUASI
Tanggal 19 juli 2011
         Mioma uteri belum teratasi,rencana operasi tanggal 21 julil 2011
         Anemia belum teratasi ( HB : 8,5 gr %)
         Rasa nyeri ibu berkurang
         Kecemasan klien berkurang












































Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.